Tag


Ditampilkan pada saat Lomba Pidato Peringatan Maulid Nabi Muhammad (Ibu-Ibu Wirid Pengajian)

Disampaikan : Anggota Wirid Pengajian Ibu-ibu

_____________________________________________________________________________

Saudara-saudara yang saya hormati

Sebelumnya saya mau tanya ibu-ibu ni…! Kenapa ayam kentucky lebih laris dibanding ayam goreng lainnya meskipun harganya lebih mahal…? mengapa…? Siapa yang bisa jawab…?

Jawaban yang pasti adalah karena ia memiliki karakteristik yang unik dibanding dengan produk ayam goreng lainnya. Baik dari sisi rasa, tempat, pelayanan, maupun kecepatan penyajiannya. Ini salah satu contoh.

Makanya kalau yang unik-unik itu laris manis, dulu kita mau buat dodol ambil tepung tambah santan campur gula jadi dodol, hanya macaman itu yang kita tau dodol, sekarang nenas jadi dodol, kacang jadi dodol. Dulu kalau kita tau artis ma mereka pintar bicara, jago akting, ganteng, cantik jadi artis, sekarang suara jelek, muka hancur itu yang laris manis, setiap hari nongol di TV, gajinya selangit kenapa…? Jawabannya adalah cara manajemennya. Maka pada kesempatan ini judul pidato saya adalah ”Karakteristik Manajemen Rosululloh SAW”

Dewan Juri, saudara-saudara yang saya hormati

Sekarang ini kita hidup 14 abad jaraknya setelah Nabi Muhammad SAW. , G. Hart memasukkan Rosululloh sebagai orang nomor satu yang paling berpengaruh di dunia, Amerika menjadikan Muhammad sebagai simbol keadilan di negaranya. Tidak hanya itu Nabi Muhammad selalu unggul dalam segala aspek kehidupan. Tidak ada di dunia ini pemimpin yang ucapan, perkataan, dan perbuatannya dibukukan hingga berjilid-jilid banyaknya seperti Rosululloh. Itulah yang kemudian disebut dengan hadits yang diriwayatkan banyak perawi hadits, seperti Bukhari, Muslim, An-Nasai, At-Tirmidzi, dll.

Coba kita cari 1000 perkataan Napoleon, pasti kita akan kesulitan. Tapi ayo kita cari 10000 perkataan Rosululloh, maka dengan mudah kita menemukannya dalam hadist-hadist Rosululloh. Tidak ada di dunia ini yang prilakunya diikuti sampai rinci seperti Rosululloh. Baik dalam masalah ibadah, berdo’a, berzikir, makan minum, berpakaian, berkeluarga hingga memimpin sebuah negara.

Coba kita tanyakan kepada pengikutnya pemimpin bangsa ini, bagaimana cara mereka makan, minum, masuk-keluar WC, tidur dan berhubungan dengan istri, bagaimana aturan protokoler negara memberlakukan mereka, bagaimana kesudahan sejarah sepeninggal mereka, maka yang kita dapatkan adalah kita pasti tersesat, kebingungan, dan berada dalam kegelapan yang pekat. Tidak ada orang di dunia ini yang nasab dan silsilahnya demikian jelas seperti Rosululloh. Hampir semua orang Islam tahu, siapa kakek, ayahanda, ibunda, paman, istri, anak, dan sahabat beliau yang terkemuka, bahkan hingga orang-orang yang memusuhi beliau.

Dewan Juri dan hadirin yang saya hormati

Jawaban dari semua itu ialah Firman Allah SWT :

وَمَااَرْسَلْنكَ اِلاَّرَحْمَةً لِلْعلَمِيْنَ

Artinya :  dan tidak diutus engkau Muhammad kecuali menjadi rahmat bagi sekalian alam.(Q.S Al-Anbiya : 107)

Pertanyaan yang muncul saat ini, kok bisa ya…? Ya bisa, karena Rosululloh adalah pemimpin ulung dan sekaligus manejer terhebat sepanjang sejarah, sisi kehidupannya sarat dengan hikmah yang dapat digali dari berbagai dimensi kehidupan, dan manajemen kehidupan yang diterapkan oleh Rosululloh itu dapat dengan mudah diterima dan dilaksanakan. Apa-apa saja karakteristik manajemen itu, ayo mari kita lihat :

  • Ketuhanan, yaitu memperbaiki keimanan umat, yaitu Konsepnya adalah sebagaimana Firman Allah :

Artinya :   Dia-lah yang mengutus rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar dia memenangkannya di atas segala agama-agama meskipun orang musyrik membenci.

Intinya adalah kedatangannya sebagai Hudan (Pertunjuk) membawa manusia kepada agama tauhid, akidah, penyembahan dan pengabdian yang benar kepada Allah. Sehingga dapat kita lihat bagaimana kemudian peradaban itu berubah dari manusia jahiliyah diubah menjadi manusia yang beradab dan berilmu pengetahuan yakni minazzhulumati ilannur

Universal (bersifat umum), artinya ajaran yang dibawa Rosululloh itu dapat diterapkan di mana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja. Seorang guru dapat menerapkan pola Rosululloh dalam mengajarnya, karena ternyata Rosululloh sebagai guru berhasil mengelola muridnya menjadi manusia yang baik seperti Abu Bakar, Umar, Ustman, dan Ali, serta banyak lagi. Seorang Jenderal dapat mengambil contoh, karena Rosululloh berhasilkan melahirkan jenderal tangguh seperti Khalid bin walid, Usamah, Umar, Ali, dll. Begitu juga dengan bidang lainnya seperti ekonom, di mana Abdurrahman bin Auf, Ustman dan Abu Bakar menjadi konglomerat. Ilmuwan seperti Abu Hurairah, Abdullah bin Umar, dll.

  • Humanis, karena ajarannya sesuai dengan kodrat manusia itu sendiri. Bayangkan kalau saja Islam juga melarang pernikahan bagi ulama, berapa banyak yang akan mengundurkan diri karena tidak tahan dengan kodratnya makhluk yang seharusnya menjalankan perkawinan.
  • Realistis, ajarannya masuk akal dan dapat dilaksanakan. Bayangkan kalau perintah agama Puasa misalnya dijalankan terus menerus (wishal) siapa yang tahan. Karena intinya puasa bukan untuk menyiksa tapi sebagai pembelajaran.
  • Harmonis, ternyata Rosululloh sangat memahami bahwa kehidupan ini harus selaras, sejalan, dan seimbang untuk menghasilkan berbagai prestasi dan kesuksesan amal. Sehingga, hasilnya selalu optimal, efektif, efisien, dan ekonomis. Kita tidak disuruh beramal terus, tidak pula harus bekerja terus. Tapi selaras beribadah dan beramal.
  • Berkeadilan yaitu, memberikan tugas, hak, kewajiban, dan kewenangan sesuai dengan kompetensi, kapasitas, kapabilitas, hak, dan kewajiban. Rosululloh adalah manusia yang paling adil dalam memperlakukan siapa saja apakah itu musuhnya, hewan, tumbuhan. Dan bahkan beliau bersabda, ”Sekiranya Fatimah binti Muhammad mencuri maka akan saya potong tangannya.”

Inilah cerminan hidup Rosululloh yang adil dalam menegakkan hukum. Karenanya kadang saya miris melihat pelaku hukum negeri ini yang tidak adil dalam memberi hukum. Jelas-jelas maling keuangan negara ratusan juta, miliar, dan bahkan triliunan hanya dihukum 2-12 tahun. Si miskin karena sudah lapar mencuri pisang, mengambil milik orang hanya untuk sekedar isi perut hukumannya lebih berat. Nauzu billah.

  • Mudah, karena ajaran Muhammad tidak memberatkan dan tidak berlebihan, karena semua ada aturan. Jika kita mau menegakkan manajemen Rosululloh itu, maka tidaklah sulit orang untuk mendapatkan hak-haknya, minyak tanah ngak kan ada yang bilang habis karena kenyataannya barang tu tetap ada, harga gas tidak akan naik turun karena sudah ada patokan harganya.

Permudahlah wahai saudaraku, jangan engkau persulit. Jangan kalau bisa dipersulit kenapa dipermudah. Itu hipokrit, sempit, pelit, medit, dan it it lainya.

Allah SWT Berfirman :

Artinya :  Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur

Dalam hadits Nabi disebutkan : ”Sesungguhnya Allah tidak mengutusku untuk menyusahkan, tidak pula dengan keras kepala, melainkan Dia mengutusku sebagai guru yang menggembirakan (HR. Muslim)”

  • Dinamis, karena dengan itu Rosululloh dapat menyelesaikan semua persoalan riil yang dihadapinya. Rosululloh adalah manusia yang siap pakai dalam segala bidang dan segala waktu. Kalau tidak demikian tidak mungkin 1/3 dari penduduk bumi ini tetap bertahan dalam agama yang dibawa oleh Rosululloh SAW.

Dewan Juri dan Hadirin yang saya hormati

Begitulah sekilas pandangan saya mengenai Rosululloh dipandang dari sudut keberhasilan beliau memenej Islam ini dengan baik sehingga dapat bertahan. Di akhir pidato ini saya mengutip pernyataan Monsieur Fransisco Ezouldo, seorang ahli sejarah dan penyelidik bangsa Barat menyatakan ” Muhammad lahir, lalu menjadi hiduplah negeri-negeri di jazirah Arab. Dia memimpin bangsa Arab dengan kemajuan. Dia bergerak bersama-sama dengan mereka, sehingga mencapai martabat yang lebih tinggi. Belum genap satu abad, sudah bersinar cahaya Muhammad ke seluruh alam.

Wallohu a’lam